Manfaat dan Aplikasi Garam Dapur, Garam Epsom dan Ajinomoto untuk Tanaman

Share This Post

Pasti, kita mengenal ajinomoto, garam dapur dan garam epsom atau garam inggris. Ajinomoto dan garam dapur adalah dua hal yang tidak akan lepas dari kegiatan di dapur. Beberapa waktu yang lalu, TIS telah mengulas tentang manfaat ajinomoto dan garam epsom untuk tanaman. Lalu pertanyaannya sekarang adalah apa perbedaan garam dapur dan garam epsom.

Garam dapur termasuk garam laut sedangkan garam epsom merupakan garam tambang. Jika garam dapur yang sering kita gunakan sebagai bumbu makanan, bisa dikonsumsi dengan bebas dan rasanya asin. Tetapi untuk garam epsom tidak dapat dikonsumsi secara bebas dan rasanya juga tidak asin. Oke, sekarang kita akan mengulas ajinomoto, garam dapur dan garam epsom atau garam inggris serta pemanfaatannya dalam bidang pertanian.

Garam epsom atau Garam Inggris

Apa itu garam epsom? Garam epsom adalah magnesium sulfate yang memiliki rumus kimia MgSO4H2O. Pada dasarnya, zat ini ditemukan di Epsom, Inggris. Oleh karena itulah garam ini dinamakan garam epsom atau garam inggris. Garam inggris sebenarnya adalah garam yang bukan murni berasal dari zat garam. Garam ini terbentuk dari jenis senyawa mineral murni yang berasal dari alam dalam bentuk magnesium dan juga sulfat. Garam ini sudah banyak digunakan oleh banyak orang di dunia karena manfaatnya yang sangat besar. Mungkin anda pernah mendengar tentang manfaat garam epsom untuk manusia, namun bagamana jika garam jenis ini diaplikasikan untuk tanaman?

Ternyata, kandungan garam epsom ini sangat baik digunakan untuk tanaman dan cocok diaplikasikan dalam bidang pertanian. Karena garam ini mengandung unsur magnesium dan sulfur yang sangat dibutuhkan oleh tanaman.

Manfaat garam epsom untuk tanaman

1. Untuk pertumbuhan bibit atau membantu proses kecambah
2. Meningkatkan penyerapan nutrisi
3. Meningkatkan produksi
4. Membantu adaptasi pindah tanaman (transplant shock)
5. Membuat daun lebih hijau
6. Mencegah keriting pada daun
7. Menjaga tanaman dari hama
8. Baik untuk bunga mawar dan tanaman bunga lainnya
9. Meningkatkan tingkat klorofil
10.Membantu membunuh gulma tanaman

Meski demikian, apakah garam epsom memiliki efek samping untuk tanaman? Pada dasarnya, garam epsom tidak memiliki efek samping jika pengaplikasiannya sesuai dosis dan sewajarnya. Namun jika diberikan terlalu dekat dengan tanaman, maka tanaman akan mudah rusak. Dan jika diberikan terlalu dekat dengan batang maka batang tanaman akan menjadi lapuk. Jika garam ini digunakan untuk menetralisir tanah sebelum proses pindah tanaman, pastikan zat ini tidak langsung terkena akar. Garam epsom ini sangat cocok untuk membasmi hama tanaman dan juga membantu proses pembentukan bunga agar memiliki tekstur yang bagus dan warna yang indah. Garam epsom juga bisa digunakan untuk mempercepat proses pelapukan batang tanaman jika akan dilakukan pembersihan lahan.

Garam Dapur

Garam dapur dengan rumus kimia NaCl merupakan gabungan dari 2 unsur yaitu Natrium dan Chlor. Garam dapur ini banyak dimanfaatkan dalam industri makanan ringan. Bahkan disetiap rumah tidak pernah ketinggalan garam dapur sebagai salah satu bumbu masakan. Ada segudang manfaat garam dapur untuk tanaman pertanian dan perkebunan. Fakta riil tentang ada tidaknya manfaat garam dapur untuk pertanian telah diungkapkan oleh beberapa orang. Diantaranya petani di Kalimantan Barat yang merasakan buah dari tanaman jeruk miliknya yang ditanam didekat pantai ternyata menghasilkan buah yang lebih manis. Lalu mereka melakukan eksperimen dengan memberikan garam dapur untuk tanaman jeruk yang ditanam jauh dari daerah pantai. Ternyata tanaman jeruknya menghasilkan buah yang lebih manis pula. Ada juga petani kopi dan kakao di daerah jember yang menggunakan garam dapur sebagai pupuk. Ternyata, buah yang dihasilkan juga lebih lebat dan berkualitas baik. Garam dengan rumus kimia NaCl ternyata dapat menggantikan pupuk kimia KCL.

Manfaat garam dapur sebagai pupuk organik tanaman

1. Menetralkan tanah asam dan alkalis. Tanah yang memiliki pH basah tergolong tanah alkali. Contohnya adalah tanah yang sudah bercampur dengan kotoran ternak urine hewan atau tanah kering dan abu sisa pembakaran atau sisa-sisa tanaman yang sedang dalam proses pembusukan. Biasanya, tanah jenis ini membutuhkan proses pendinginan selama beberapa minggu sebelum siap digunakan. Namun dengan pemberian larutan garam dapur, kita bisa langsung menggunakan lahan tersebut.

2. Garam mengandung unsur natrium dan klor mensubstitusi unsur kalium dalam tanah. Kalium merupakan unsur makro yang sangat dibutuhkan oleh tanaman pertanian.

3. Sodium dan klor merupakan unsur mikro yang dapat langsung dimanfaatkan oleh tanaman untuk tumbuh dan berkembang.

4. NaCl adalah unsur kimiawi yang dapat memperkaya keberadaan mikroorganisme tanah seperti cacing, bakteri, dan lain-lain sehingga tanah pertanian lebih subur.

5. Potassium klorida secara tidak langsung menarik unsur hara esensial lainnya, baik mikro maupun makro untuk dimanfaatkan secara langsung oleh tumbuhan melalui proses dekomposisi.

6. Membunuh atau mengilangkan bakteri dan jamur pada tanaman.

7. Menyuburkan tanah secara organik atau alami tanpa bahan kimia yang berpotensi merusak sehingga dapat digunakan untuk jangka waktu yang lama.

8. Kemampuan mikroorganisme untuk mengasilkan unsur hara esensial bersifat tahan lama dan tidak mudah hanyut oleh air hujan.

9. Mempertahankan kandungan air dalam tanah.

10. Memperkuat daya tahan makhluk hidup termasuk manusia dan tumbuhan

Ajinomoto

Ajinomoto merupakan nama merk salah satu penyedap makanan berupa vetsin atau MSG. Biasanya, vetsin atau MSG ini berwarna putih dan berbentuk kristal yang mudah larut. MSG merupakan salah satu jenis garam yang mengandung unsur natrium yang sebenarnya tidak berbahaya jika dikonsumsi setiap hari asal dalam takaran yang tidak berlebihan. Monosodium glutamat atau MSG atau sering disebut juga vetsin merupakan garam natrium dari asam glutamat yang merupakan jenis asam amino non esensial paling berlimpah yang terbentuk secara alami. Asal mula MSG bermula dari penemuan seorang profesor dari Jepang bernama Ikeda pada tahun 1908.

Manfaat Ajinomoto untuk Tanaman

1. Menyuburkan tanaman. Kandungan natrium yang tinggi pada MSG Ajinomoto dapat mempengaruhi tingkat kesuburan suatu tanaman
2. Mempercepat pertumbuhan tanaman
3. Mempercepat munculnya bunga
4. Meningkatkan kadar air
5. Mencegah tanaman kekurangan air terutama saat musim kemarau
6. tanaman menjadi tidak mudah mati
7. terhindar dari pupuk kimia berbahaya

MSG adalah alternatif pupuk yang ramah lingkungan dan aman digunakan jangka panjang. Itulah manfaat utama ajinomoto atau MSG sesuai unsur yang terkandung didalamnya. Meskipun banyak manfaat yang dapat diberikan MSG untuk tanaman, namun ada satu hal yang menjadi kekurangannya yaitu tidak dianjurkan untuk digunakan pada tanaman buah karena akan mempengaruhi kualitas rasa dari buah tersebut. Jadi, pemberian MSG pada tanaman sangat cocok dilakukan saat masa pertumbuhan hingga masa menjelang pembungaan untuk tanaman buah. itulah beberapa perbedaan untuk garam epsom atau garam inggris, garam dapur dan ajinomoto atau MSG berdasarkan pemanfaatannya untuk tanaman. Berdasarkan kandungan nutrisi masing-masing zat, ketiganya memiliki kesamaan yaitu sama-sama baik digunakan untuk tanaman pertanian. Hanya saja ada beberapa poin yang membedakan diantaranya

msg ajinomoto

Garam epsom

Baik untuk bunga mawar dan tanaman bunga lainnya agar warna bunga lebih cerah dan tekstur bunga kuat. Garam epsom sebenarnya dapat digunakan untuk semua jenis tanaman karena mengandung unsur hara makro yang baik. Hanya saja, kandungan magnesium dan sulfur yang dimilikinya sangat baik untuk meningkatkan kecerahan warna bunga. Tak hanya itu, garam epsom juga berpengaruh baik untuk pembentukan tekstur dan ukuran bunga. Dampak negatif penggunaan yang berlebihan membuat bagian tanaman seperti batang dan akar menjadi cepat lapuk.

Garam dapur

Baik untuk tanaman buah sebagai penguat rasa manis dan mempertebal tekstur dan kekenyalan buah. Penggunaannya juga baik untuk semua tanaman. Hanya saja, kandungan utama natrium dapat menggantikan unsur kalium yang dibutuhkan tanaman buah untuk meningkatkan katalisator (warna dan rasa) dari buah. Natrium juga baik untuk proses pembentukan bakal buah (umbi) dan mencegah busuk buah. Dampak negatif penggunaan yang berlebihan dapat membuat pertumbuhan tanaman lambat karena kadar garam yang terlalu tinggi pada tanah terakumulasi pada akar tanaman.

Ajinomoto atau MSG

Baik digunakan pada massa vegetatif (pertumbuhan) untuk semua jenis tanaman (sayuran, buah, bunga dan palawija). Penggunaan ajinomoto baik untuk semua jenis tanaman asal diberikan pada masa pertumbuhan karena kandungan asam glutamat membantu batang lebih kokoh, tekstur dan warna daun lebih padat. Sehingga tanaman dapat tumbuh lebih optimal. Dampak negatif penggunaannya jika digunakan pada masa generatif (pada tanaman bunga dan buah) dapat mempengaruhi rasa asli dari buah (akan menjadi sedikit gurih). Dan jika digunakan terlalu dekat atau terlalu awal dapat membuat tanaman menjadi layu.

Itu tadi beberapa ulasan penggunaan garam epsom, garam dapur dan ajinomoto untuk tanaman. Setiap barang memiliki peran dan unsur masing-masing jadi penggunaannya diberikan secara seimbang pada tanaman. sehingga nutrisi yang diserap lebih lengkap dan harmonis. jadi jangan ragu menggunakan garam epsom atau garam inggris, garam dapur dan ajinomoto atau MSG. Untuk penjelasan lebih lengkap, silahkan saksikan video Taman Inspirasi berikut ini.

Share This Post

1 thought on “Manfaat dan Aplikasi Garam Dapur, Garam Epsom dan Ajinomoto untuk Tanaman

Leave a Comment