Bunga Rosella : Manfaat dan Cara Budidayanya

Manfaat Bunga Rosella

Tanaman bunga rosella dikenal sebagai tanaman yang memiliki buah berbentuk kelopak bunga berwarna merah. Tanaman ini memiliki nama ilmiah Hibiscus sabdariffa yang habitat asalnya yakni di daerah panas benua Afrika. Rosella adalah tanaman semusim yang hanya satu kali mengalami masa produksi untuk dipanen seratnya. Tanaman rosella juga diambil kelopak bunganya untuk kemudian diekstrak sebagai pewarna alami bagi makanan.

Manfaat Teh Rosella Bagi Kesehatan

Budidaya Bunga Rosella

Tanaman rosella mengandung zat antioksidan, senyawa gossipetin, antosianin, anthocyanin dan vitamin C sehingga sangat bermanfaat untuk menjaga kesehatan dan kebugaran tubuh. Rosella biasanya diolah menjadi asinan, jeli, saus, salad atau sari buah. Selain itu, mengkonsumsi bunga rosella dapat menjaga tubuh dari radikal bebas, mengurangi resiko serangan jantung, mencegah kanker, menurunkan resiko terkena diabetes dan membantu program diet bagi wanita.

Tanaman rosella ini juga kerap dikonsumsi sebagai minuman teh herbal. Teh rosella teruat dari campuran kelopak, daun dan pucuk bunga rosella. Karena rasanya yang masam, teh rosella seringkali disebut sour tea. Berikut ini beberapa khasiat teh rosella untuk kesehatan:

1. Menurunkan tekanan darah

Banyak penelitian menunjukkan bahwa ekstrak rosella dapat membantu menurunkan tekanan darah pada penderita sindrom metabolik. Penderita sindrom ini ditandai dengan peningkatan tekanan darah, kolesterol, gula darah dan berat badan. Selain ekstraknya, ternyata teh rosella juga dapat mencegah hipertensi atau tekanan darah tinggi yang aman.

2. Mengatasi kolesterol tinggi

Bunga rosella dipercaya dapat menghambat penyerapan asam lemak jenuh sekaligus menurunkan kadar kolesterol jahat dan juga kadar trigliserida dalam tubuh. Selain itu, bunga rosella juga berkhasiat menjaga stabilitas kadar gula darah, membantu menurunkan kadar kolesterol jahat dan meningkatkan kadar kolesterol baik.

3. Mencegah penyakit jantung

Sebagaimana telah kami singgung sebelumnya bahwa tanaman bunga rosella berkhasiat untuk membantu menurunkan kadar kolesterol dan tekanan darah. Hal ini berdampak pada menurunnya resiko terserang penyakit kardiovaskular seperti penyakit jantung atau stroke.

Bunga Rosella : Manfaat dan Cara Budidayanya Taman Inspirasi SAFA

Baca Juga : 12 Tanaman Obat Asam Urat Paling Ampuh

4. Mencegah risiko obesitas

Beberapa penelitian menunjukkan bahwa kandungan senyawa antioksidan dalam tanaman rosella dapat membantu mengurangi penumpukan jaringan lemak jahat dalam tubuh sehingga kita dapat terhindar dari resiko obesitas/kegemukan. Meski demikian, kita tetap harus menjaga pola makanan dan rutin berolahraga supaya badan tetap bugar dan sehat.

5. Mengurangi Resiko Kanker

Kandungan antioksidan yang tinggi dalam bunga rosella juga berguna untuk mengatasi peradangan dan mengurangi resiko terserang penyakit kanker. Meski memiliki banyak khasiat untuk kesehatan, namun penggunaan rosella sebagai obat alternatif masih memerlukan penelitian lebih lanjut.

Melihat banyaknya khasiat dari bunga rosella, maka budidaya bunga rosella menjadi salah satu peluang usaha yang cukup menjanjikan. Selain menambah penghasilan bagi keluarga, kita juga bisa memberikan nilai tambah yang bermanfaat bagi tanaman rosella itu sendiri.

Budidaya Tanaman Bunga Rosella

Lahan Tanaman Rosella

Persiapan Lahan

Pengolahan lahan dalam budidaya bunga rosella sangat penting. Sebelum ditanam, lahan harus sudah digemburkan dan dibuat bedengan dengan ketebalan kurang lebih 25 cm. Jangan lupa memberi pupuk dasar dengan kompos atau pupuk kandang lalu diamkan lahan selama kurang lebih 1 minggu.

Pemilihan Bibit

Benih rosella yang dapat dimanfaatkan untuk pembibitan berasal dari pemungutan pertama karena bijinya lebih lengkap. Usahakan untuk memilih biji berukuran besar agar tanaman dapat kuat berkecambah dan nantinya akan lebih sehat saat mulai tumbuh. Keringkan  biji rosella dengan cara dijemur selama kurang lebih 4 hari.

Baca Juga : Kenapa Harus Jahe? Tips Budidaya Jahe Merah Hasil Melimpah

Penyemaian Benih

Setelah biji rosella benar-benar kering, lalu semai dilahan khusus yang sudah digemburkan sebelumnya. Setelah 2 minggu, atau saat bji telah tumbuh hingga kurang lebih 7 cm, pindahkan benih rosella ke polybag kecil. Biarkan benih rosella dalam polybag sampai mencapai ketinggian kurang lebih 20 cm sebelum dipindahkan ke lahan bedengan.

Penanaman & Pindah Lahan

Waktu ideal untuk menanam rosella adalah saat masuk musim penghujan. Jarak tanam yang baik yakni 75×50 cm atau 75×75 cm atau 75×100 cm. Hendaknya tempat penanaman terpisah agak jauh dari tempat pembibitan karena hama penyakit bisa mudah berpindah.

Manfaat Bunga Rosella

 

Perawatan

Jika Anda menanam rosella di musim penghujan, maka hendaknya buat sistem drainase yang baik sehingga tanaman tidak tergenang air dalam jangka waktu yang lama. Namun jika Anda menanam rosella di musim kemarau, maka rajin-rajinlah untuk menyiramnya menggunakan selang atau gembor.

Pemupukan dilakukan 3 bulan sekali pasca tanam. Lakukan penyiangan dan pembersihan gulma minimal satu bulan sekali agar tanaman terhindar dari hama & penyakit.

Pemanenan

Pembentukan bunga rosella biasanya terjadi saat tanaman memasuki usia 5 s/d 6 bulan. Cara memanennya yakni dengan mencabut tanaman hingga ke akarnya lalu poton bagian batangnya dan sisihkan. Anda bisa bakar sisa akar rosella untuk menghindari penyebaran penyakit. Sedangkan batangnya diikat lalu direndam di air biasa selama kurang lebih 1 minggu.

Jangan terlalu lama merendam batang rosella karena serat yang dihasilkan akan lembek dan kurang kuat. Namun jangan pula terlalu sebentar dalam merendamnya karena rosella yang dihasilkan akan kurang bermutu.

Nah bagaimana sobat TIS, tertarik untuk mencoba membudidayakan bunga rosella dirumah? Mungkin lain waktu akan kami buat artikel khusus tentang budidaya bunga rosella di lahan terbatas menggunakan media pot atau polybag. Jangan lupa share artikel ini supaya semakin banyak orang tahu akan manfaat dan peluang usaha budidaya rosella. Terima kasih. Wassalam.