10 Manfaat Kumis Kucing dan Cara Budidayanya

Bunga Tanaman Kumis Kucing
4/5 - (23 votes)

Manfaat Kumis kucing – Tanaman ini termasuk dalam keluarga tumbuhan mint dan dapat ditemukan secara mudah di kawasan Asia Tenggara dan di wilayah tropis Australia. Tanaman ini seringkali dijadikan minuman herbal di kalangan masyarakat Asia Tenggara dan juga di beberapa bagian Eropa karena manfaatnya yang banyak untuk kesehatan.

Nama ilmiahnya adalah Orthosiphon stamineus. Ia juga biasa disebut sebagai Orthosiphon aristatus. Ilmuwan di seluruh dunia telah mempelajari tanaman ini secara ekstensif dan telah membuat banyak penemuan penting berkaitan dengan potensi medisnya. Berikut ini Taman Inspirasi SAFA mencantumkan beberapa manfaat kumis kucing yang kami rangkum dari berbagai sumber.

10 Manfaat Kumis Kucing untuk Kesehatan

Tanaman Kumis Kucing

1. Penelitian telah menunjukkan bahwa ekstrak herbal Kumis Kucing dapat membantu menurunkan kadar glukosa darah. Beberapa penelitian menemukan bahwa ekstrak pelarut tertentu dari tanaman kumis kucing tersebut secara signifikan dapat menurunkan kadar gula darah dan meningkatkan leptin serta kadar HDL yang baik. Senyawa itu juga dapat menghentikan trombosit darah agar tidak saling menempel sehingga mengurangi risiko serangan jantung dan stroke.

Sebagai pelengkap, tanaman Kumis kucing dapat membantu mengurangi lemak tubuh. Ia bekerja dengan menghambat α-amilase pankreas dan α-glukosidase usus, dua enzim yang penting dalam penyerapan sari makanan dan pengambilan glukosa.

2. Tanaman kumis kucing mengandung sejumlah senyawa yang membantu menurunkan tekanan darah. Asam rosmarinic yang ada dalam tanaman ini membentuk enzim vital yang dikenal sebagai Angiotensin Converting Enzymes (ACE). Efek positif dari enzim ini adalah membantu memperlebar pembuluh darah dan menurunkan tekanan darah. Tekanan darah yang rendah memudahkan jantung untuk memompa darah dan dapat meningkatkan fungsi jantung sehingga menghindarkan kita dari resiko gagal jantung.

3. Tanaman Kumis Kucing dapat membantu mengurangi infeksi saluran kemih dan batu Ginjal. Sifat diuretik dan anti-bakteri alami membantu mengairi kandung kemih yang membantu mengeluarkan patogen yang menyerang serta melindungi saluran kemih dari infeksi. Zat dalam tanaman tersebut juga membantu mencegah pembentukan batu ginjal dan melindungi ginjal dari efek samping penggunaan obat atau re-agen tertentu.

4. Tanaman Kumis Kucing memiliki khasiat antiinflamasi yang kuat. Zat tersebut telah terbukti efektif dalam mengurangi kadar asam urat dalam darah. Hal ini menjadikan tanaman bermanfaat dalam mengobati rematik, asam urat dan radang sendi. Tanaman tersebut juga telah terbukti meningkatkan kekuatan tulang pada percobaan yang dilakukan ke hewan pasca menopause. Kumis kucing secara alami kaya akan potasium dan kalsium yang penting untuk kesehatan dan kekuatan tulang.

5. Tanaman Kumis Kucing adalah tanaman pembersih yang ampuh. Ia memiliki efek perlindungan hati yang kuat yang dikaitkan dengan sifat anti-oksidan yang kuat. Ekstrak herbal Kumis Kucing telah terbukti mampu mencegah kerusakan liver akibat alkohol dan obat-obatan tertentu. Ia juga telah terbukti mengurangi tanda-tanda kerusakan liver dan juga konsentrasi bilirubin pada subyek penyakit kuning. Tanaman ini adalah tanaman yang ampuh untuk detoksifikasi hati. Bertindak seperti pembersih alami yang membantu menghilangkan penumpukan racun di sistem pencernaan kita.

Manfaat Kumis Kucing untuk Kesehatan

6. Asam rosmarinic yang ada dalam tanaman Kumis Kucing dapat membantu meningkatkan daya ingat dan juga melindungi dari kematian sel saraf yang disebabkan oleh beta-amiloid pada Penyakit Alzheimer. Ia juga memiliki efek menenangkan yang dapat membantu mengurangi gejala kecemasan.

Tanaman ini juga dapat berguna dalam melindungi jaringan retinal dari kerusakan yang disebabkan oleh glaukoma, hiperglikemia atau degenerasi makula terkait usia.

7. Tanaman Kumis Kucing telah terbukti memiliki sifat anti bakteri yang baik termasuk E.coli, Klebsiella pneumoniae, Bacillus subtilis, Micrococcus luteus dan Vibrio parahemolyticus. Bakteri-bakteri tersebut dapat menghambat mekanisme quorum sensing yang mencegah pembentukan biofilm yang kemudian mengurangi kerentanan infeksi kandung kemih dan ginjal. Tanaman kumis kucing juga sangat efektif melawan infeksi jamur yang disebabkan oleh Candida albicans dan Staphylococcus aureus.

8. Tanaman kumis kucing telah terbukti bermanfaat dalam menghilangkan tampilan kulit berminyak karena perlindungan sebum yang terlalu reaktif. Menggabungkannya dengan sifat anti-inflamasi dan anti-bakteri, menjadikannya obat herbal yang ampuh untuk jerawat serta luka ringan. Tanaman kumis kucing juga berguna untuk sejumlah kondisi kulit yang meradang seperti psoriasis. Anti oksidan tinggi yang ada dalam tanaman ini menjadikannya tanaman anti-penuaan yang kuat.

9. Tanaman kumis kucing bisa jadi obat flu yang ampuh. Sifat anti-inflamasi dan anti bakterinya dapat membantu mengurangi gejala ringan infeksi tenggorokan dan mulut. Tanaman ini juga dapat membantu meredakan batuk dan mengurangi gejala hipertermia. Mengkonsumsi tanaman Kumis Kucing dapat mengurangi efek buruk akibat batuk dan pilek. Ia juga dapat membantu mengelola masalah pernapasan kronis seperti asma.

10. Penelitian telah menunjukkan bahwa ekstrak pelarut tertentu dari Kumis Kucing dapat mencegah sejumlah proses biokimia dari pertumbuhan dan metastasis kanker. Salah satunya disebut angiogenesis yang merupakan proses perkembangan pembuluh darah baru yang sangat penting bagi sel kanker untuk menyalurkan nutrisi yang dibutuhkannya. Tanaman Kumis Kucing telah terbukti dapat menghentikan proses ini sehingga menjadi zat yang berguna untuk mengelola atau mencegah penyakit kanker dengan lebih baik.

Cara Budidaya Tanaman Kumis Kucing

Bibit Tanaman Kumis Kucing

Tanaman kumis kucing termasuk jenis golongan tanaman hias sekaligus herbal yang memiliki banyak khasiat. Berikut ini beberapa hal yang perlu sobat ketahui sebelum membudidayakan tanaman ini.

Ukuran & Sebaran Tanaman

  • Tanaman kumis kucing bisa tumbuh hingga mencapai ketinggian sekitar 1 meter.
  • Tanaman ini tumbuh dalam bentuk semak dan kumis hanya terlihat dari dekat.
  • Tanaman kumis kucing dapat menyebar hingga menutupi area seluas sekitar 30 – 90 cm.
  • Tanaman ini mekar sepenuhnya sepanjang akhir musim.

Corak & Karakteristik Bunga

  • Beberapa varian tanaman ini menghasilkan bunga berwarna ungu kebiruan atau putih.
  • Sebagian besar varian berciri khas bunga putih memiliki batang merah dan urat daun yang menonjol. Ia diketahui memiliki kandungan kalium yang lebih tinggi (sifat diuretik yang baik).
  • Daun berbentuk bulat telur yang dihiasi oleh benang sari panjang (menyerupai kumis) sehingga dinamakan kumis kucing.
  • Bunganya berbentuk tabung dengan kelopak yang menjulur keluar seperti telinga.

Kondisi Lahan & Media Tanam

  • Tanah idealnya harus dalam perbandingan 50% bahan organik (berikan mulsa sebelum tanam) dan 50% tanah.
    Jaga kondisi tanah tetap lembab dan memiliki drainase yang baik.
  • Kumis kucing dapat ditanam di dalam wadah/pot/polybag atau langsung ditanam pada bedengan.
  • Tanaman ini cukup mudah tumbuh dan seringkali kita temukan tumbuh liar di tepi jalan.

Khasiat Kumis Kucing untuk Kebugaran Tubuh

Suhu & Pencahayaan

  • Kumis kucing tumbuh subur di bawah sinar matahari penuh di iklim sedang, tetapi juga akan tumbuh dengan kondisi yang teduh.
  • Tanaman lebih menyukai iklim sedang jadi jika Anda tinggal di daerah yang terlalu panas, lebih baik menanamnya di tempat yang teduh.
  • Tanaman ini semi-gugur dan daunnya akan meranggas di musim dingin, tetapi tidak sepenuhnya gundul. Selama musim tersebut, daunnya menjadi menguning.

Penyiraman dan Pemberian Pupuk

  • Sebelum menanam, perkaya tanah dengan pupuk organik untuk memastikanya kaya akan unsur hara setidaknya hingga kedalaman 15-20 cm.
  • Sirami tanaman secara teratur, pastikan tanah tetap lembab tetapi tidak mengandung terlalu banyak air.
  • Tanaman kumis kucing juga perlu diberi pupuk sebulan sekali untuk memastikan pertumbuhan yang sehat.
  • Banyak pembudidaya memilih pupuk urea yang memiliki kandungan nitrogen tinggi.
  • Meskipun tanaman dapat bertahan hidup tanpa air untuk beberapa waktu, namun pertumbuhannya tetap akan kurang optimal.

Perawatan dan Pemeliharaan Lain

  • Saat tanaman tumbuh, beberapa daun dan bunga mungkin mulai layu.
  • Untuk mendorong pertumbuhan tanaman yang sehat, potong bagian tanaman yang layu dan singkirkan daun yang tumbang.
  • Lakukan juga penyiangan dan pembersihan gulma agar tanaman tumbuh subur.

Cara Menanam Kumis Kucing di Pot

Langkah Praktis Menanam dan Merawat Kumis Kucing

  • Pilih tempat yang cerah untuk menanam kumis kucing. Meskipun sinar matahari penuh adalah yang terbaik, kumis kucing tetap bisa tumbuh dalam kondisi teduh selama tanaman terkena sinar matahari langsung setidaknya untuk setengah hari.
  • Berikan pupuk organik sedalam 15-20 cm pada lahan saat penanaman. Media tanam harus terdiri dari minimal 50 persen bahan organik dan 50 persen tanah. Penambahan nutrisi ke media tanam akan membantu kumis kucing saat mereka mulai tumbuh.
  • Sirami kumis kucing secara teratur. Tanaman ini lebih menyukai tanah yang lembab tetapi tidak tergenang air; tanah yang dikeringkan dengan baik membantu menjaganya tetap sehat.
  • Beri pupuk kumis kucing sebulan sekali dengan pupuk seimbang untuk mendorong pertumbuhan daun dan bunganya.

Demikian ulasan singkat Taman Inspirasi SAFA tentang manfaat kumis kucing dan budidaya praktisnya yang dapat sobat lakukan di rumah. Tertarik untuk mencoba menanamnya di polybag atau pot? Selamat mencoba dan semoga sukses. Terima kasih. Wassalam