Temulawak : Tanaman Obat atau Tanaman Hias?

Cara Menanam Temulawak
4.2/5 - (17 votes)

Tanaman temulawak adalah salah jenis tanaman obat herbal dengan bunga yang cantik yang dapat sobat tanam di rumah atau taman! Tanaman ini memiliki tampilan dedaunan cerah yang indah dengan bunga berbentuk kerucut yang tahan lama. Berasal dari Malaysia, temulawak termasuk dalam keluarga jahe dan biasanya ditanam sebagai tanaman hias dengan popularitas yang meningkat di daerah yang lebih dingin.

Keindahan tropis ini ternyata lebih mudah untuk tumbuh dari yang sobat kira! Tumbuhkan temulawak dapat tumbuh di dalam ruangan dengan ditempatkan di jendela terang dengan sinar matahari tidak langsung.

Sebagai tanaman hias tropis, temulawak dapat dibawa keluar selama bulan-bulan musim kemarau dan ditempatkan di bawah sinar matahari penuh atau teduh parsial. Jaga tanah tetap lembab dan pastikan drainase berfungsi dengan baik. Berikan pupuk setidaknya dua kali seminggu dengan takaran menyesuaikan.

Khasiat Temulawak

Saat tanaman Temulawak sedang tidak berbunga, rimbun daunnya masih menawarkan dedaunan menarik yang bisa membantu mencerahkan ruang yang kusam. Daun pada akhirnya akan mati dan setelah memotong kembali daun yang layu, sobat dapat menghentikan penyiraman tanaman yang tidak aktif.

Bunga temulawak dapat ditemukan dalam berbagai warna seperti putih, merah muda dan merah. Temulawak dapat bertahan hidup di taman selama bertahun-tahun dengan perawatan yang tepat. Bunga temulawak yang mekar di musim panas pasti akan menjadi favorit di antara koleksi tanaman hias sobat semua.

Temulawak mudah tumbuh dan membawa tampilan tropis ke taman sobat. Mereka adalah tanaman yang ideal untuk taman yang lebat, taman bergaya tropis atau, varietas yang lebih kecil yakni ditanam dalam pot. Bunga mencolok mereka yang besar akan menonjol di taman dan juga bisa digunakan sebagai bunga potong.

Jika sudah memilih tanaman yang bisa dikonsumsi maka rimpang kering dari tanaman Temulawak dapat ditumbuk untuk dijadikan bumbu masakan, dan bunga serta daun muda tanaman ini bisa dijadikan sayuran.

Di kalangan masyarakat kita, pucuk muda dan ujung rimpang dimakan mentah sedangkan daunnya digunakan untuk membungkus ikan untuk menambah aroma saat dimasak.

Fakta tentang Temulawak yang Wajib Anda Tahu

Umbi Temulawak

Musim temulawak biasanya pada akhir Mei, Juni, Juli, dan Agustus. Berikut adalah lima fakta temulawak untuk membantu sobat menikmati umbinya di rumah.

Sempurna untuk Pot?

Sobat bisa menanam temulawak di bedengan dan pembatas taman atau menikmatinya sebagai tanaman dalam pot. Untungnya, itu berkembang pesat! Jika sobat menanamnya di tanah, sobat akan menemukan bahwa temulawak tumbuh paling baik di tanah yang lembab dan dikeringkan dengan baik yang kaya akan bahan organik. Jika sobat memiliki tanah dengan banyak pasir atau tanah liat, tambahkan bahan organik dalam jumlah banyak sebelum menanam.

Terang atau Teduh?

Untuk menikmati keindahan tanaman herbal tropis ini, sobat bisa membiarkannya tumbuh di bawah sinar matahari atau teduh. Berdasarkan pengalaman kami tanaman ini dapat tumbuh dengan baik saat berada di bawah sinar matahari langsung di pagi hari dan tetap mendapat sedikit penyinaran di sore hari. Tapi sobat bisa menumbuhkannya di tempat yang terkena sinar matahari sepanjang hari namun tetap pastikan untuk menjaga media tanamnya tetap lembab.

Apakah Mereka Tumbuh Menyebar?

Tanaman temulawak tidak benar-benar menyebar, jadi ukurannya tetap sama di akhir musim seperti saat sobat membelinya. Jika sobat memeliharanya dari tahun ke tahun, mereka akan menumbuhkan beberapa daun baru setiap musim, tetapi sobat bisa tetap menjaga postur tanaman untuk pendek.

  1. Zona Iklim tumbuh: Beriklim sedang hingga tropis.
  2. Ukuran Tanaman: Ukurannya bervariasi.
  3. Kapan waktu yang tepat menanam Temulawak? Saat memasuki musim penghujan
  4. Persiapan Lahan. Temulawak sangat menyukai tanah yang lembab, kaya kompos dengan drainase yang baik. Sebelum menanam, bekerjalah dengan baik dengan memecah kotoran hewan, darah dan tulang atau pupuk lengkap melalui tanah.
  5. Cara Menanam Temulawak. Sebelum menanam, lebih baik ketahui varietasnya apakah ia termasuk jenis yang menyukai sinar matahari penuh atau teduh. Tanam rimpang temulawak sekitar 5-10 cm di bawah permukaan tanah, dengan jarak 15-30cm.

Tanaman Temulawak

Perawatan Tanaman Temulawak

1. Tanaman ini membutuhkan tanah yang lembab. Jangan biarkan media tanam mengering di sela-sela penyiraman. Air saat curah hujan alami mungkin kurang mencukupi.
2. Untuk menjaga kelembaban media tanam, sobat bisa juga manfaatkan mulsa secara teratur untuk menjaga rimpang temulawak tetap tumbuh sempurna.
3. Rimpang yang tertinggal di tanah selama musim hujan yang basah bisa membusuk, jadi sebaiknya kontrol drainase di lahan sobat.
4. Buang semua bunga yang habis atau dedaunan yang mati selama periode pertumbuhan. Potong daun kuning selama panen.

Khasiat Temulawak bagi Kesehatan

1. Mengatasi Masalah Sistem Pencernaan
Kandungan senyawa curcumin dan serat yang tinggi pada temulawak dapat membantu mengatasi masalah pencernaan. Bagi sobat yang sering bermasalah saat buang air besar, cobalah mengkonsumsi minuman temulawak secara rutin maka dijamin penyakit akan berangsur hilang.

2. Menjaga Kesehatan Hati
Selain curcumin, temulawak juga mengandung berbagai senyawa yang baik bagi tubuh diantaranya minyak atsiri, glikosida, turmerol, myrcene, kamfer dan masih banyak lagi. Senyawa-senyawa tersebut bisa diandalkan untuk menjaga kesehatan organ dalam tubuh kita terutama hati/liver.

Temulawak : Tanaman Obat atau Tanaman Hias? Taman Inspirasi SAFA

3. Mengatasi Osteoarthritis
Osteoarthritis merupakan penyakit yang seringkali menyerang persendian manusia. Nah, selain berguna mengatasi masalah pencernaan, ternyata temulawak juga berkhasiat dalam membantu proses penyembuhan pasien osteoarthritis terutama mengurangi rasa sakit dan kaku yang timbul pada persendian.

4. Menurunkan Kadar Kolesterol
Mengkonsumsi minuman temulawak secara rutin juga dapat membantu sobat yang memiliki masalah dengan kolesterol dalam darah. Kandungan curcuminnya yang tinggi dapat mengikat dan menurunkan kolesterol jahat sehingga membantu melancarkan peredaran darah dalam tubuh.

Manfaat Temulawak

5. Menguraikan Lemak
Khasiat temulawak lainnya yakni bahan aktif dalam temulawak dapat membantu menguraikan lemak dalam tubuh sehingga mudah diproses menjadi energi dalam tubuh. Sistem metabolisme atau penguraian lemak yang terganggu akan menjadi sumber penyakit seperti kolesterol dan diabetes.

Sebenarnya masih banyak khasiat temulawak lainnya. Namun kali ini Taman Inspirasi SAFA menyampaikan beberapa manfaat yang paling fundamental dari temulawak terutama dalam membantu menjaga kesehatan dan kebugaran tubuh kita. Sekian artikel dari kami kali ini. Semoga bermanfaat. Wassalam.