Budidaya Anggrek Tanpa RIBET, Praktis & Ekonomis

Budidaya anggrek ternyata tak sesulit yang orang bayangkan. Tanaman anggrek merupakan salah satu jenis tanaman hias yang populer tak hanya di Indonesia namun juga di beberapa negara lain di dunia. Banyak orang meluangkan waktunya untuk menanam dan merawat tanaman hias bunga anggrek demi mempercantik rumah mereka. Tak hanya itu, ternyata budidaya anggrek yang dikelola dengan baik bisa menjadi satu peluang usaha yang menjanjikan.

Tanaman anggrek bisa tumbuh dengan baik di negara tropis seperti Indonesia maupun di wilayah basah hingga sirkumpolar. Oleh sebab itu, tak ada yang perlu kita khawatirkan dalam membudidayakan tanaman ini di halaman rumah kita. Berikut tips praktis menanam dan merawat bunga anggrek yang Taman Inspirasi SAFA rangkum dari berbagai sumber.

Cara Menanam Bunga Anggrek

Budidaya Bunga Anggrek

Anggrek termasuk tanaman yang bisa mewakili atau merepresentasikan perasaan kita. Itulah kenapa banyak toko tanaman yang menjual dan menyediakan bunga potong anggrek. Semakin meningkatnya permintaan pasar akan bunga anggrek itulah yang membuat banyak orang tertarik menjadikan budidaya anggrek sebagai salah satu peluang usaha yang menjanjikan.

Ada beberapa poin penting yang harus sobat Taman Inspirasi SAFA perhatikan sebelum memulai usaha budidaya tanaman anggrek. Tanaman anggrek bisa dibudidayakan pada media pot atau ditanam dengan cara ditempelkan pada papan atau batang pohon. Nah kali ini Taman Inspirasi SAFA akan membahas dua metode bertanam anggrek tersebut.

Baca Juga : 50 Inspirasi Tanaman Hias UNIK Indoor & Outdoor

Menanam Anggrek dalam Pot

Seperti lazimnya tanaman hias, anggrek cukup ideal untuk di tanam dalam pot. Namun sebelum mulai menanam anggrek, ada beberapa hal yang harus Anda perhatikan:

  1. Pot yang dipakai hendaklah terbuat dari bahan plastik atau tanah liat.
  2. Pot harus memiliki lubang kecil di dasarnya dengan diameter kurang lebih 2 cm.
  3. Lubang berfungsi sebagai drainase dan sirkulasi udara pada media tanam.
  4. Pot dari tanah liat sangat ideal untuk mempermudah penyerapan air jika terjadi kelebihan saat penyiraman.
  5. Kondisi air berlebih yang tidak terkontrol akan menimbulkan penyakit busuk akar. Penggunaan pot tanah liat pada lingkungan yang lembab akan membuat akar tanaman anggrek selalu terjaga.
  6. Pilih media tanam yang cocok dan mudah untuk Anda dapatkan. Beberapa alternatif media tanam anggrek diantaranya pecahan batu bata, serutan kayu, batang pohon pakis, arang kayu atau sabut kelapa. Atau campuran antara beberapa media tanam tersebut.
  7. Setelah pot terisi media tanam, siapkan bibit anggrek yang bisa Anda dapatkan di toko pertanian terdekat. Biasanya berupa bibit dalam kemasan kecil berukuran 2 cm.
  8. Tanam bibit anggrek langsung pada pot yang telah terisi media tanam.

Menanam Anggrek dengan Metode Tempel

Anggrek termasuk golongan tanaman epifit yang habitat alaminya menumpang pada tanaman lain. Kesan alami akan tanaman anggrek bisa Anda dapatkan jika Anda menggunakan metode ini untuk membudidayakan tanaman anggrek. Agar tanaman anggrek bisa tumbuh dengan baik, pilih pohon besar yang cukup rindang namun tetap mendapatkan asupan sinar matahari yang cukup.

Media Tanam Tempel Anggrek

Bunga anggrek bisa ditanam di batang pohon yang masih hidup atau sudah mati. Sebenarnya anggrek bisa juga ditanam di tiang beton asal syarat kelembaban dan ruang tumbuhnya terpenuhi. Berikut beberapa tips untuk menanam pohon anggrek dengan metode tempel:

  1. Jika menggunakan pohon yang mati, pilihlah lokasi yang tahan air dan panas matahari sehingga batang pohon tidak mudah lapuk.
  2. Apabila menggunakan pohon yang masih hidup, pilih batang pohon yang memiliki kulit tebal sehingga tidak mudah terkelupas.
  3. Beberapa jenis pohon yang memiliki kriteria batang tersebut diantaranya mangga, nangka, rambutan, jambu air dan asam jawa.
  4. Sebelum anggrek ditanam, batang pohon harus ditempel dengan media yang mudah mengikat air. Media tersebut diantaranya potongan pakis, ijuk atau sabut kelapa.
  5. Jenis anggrek yang akan ditempel bisa dari tanaman dewasa, anakan atau dari bibit kompot. Jika Anda ingin menanam tanaman muda atau dewasa, maka pindahkan tanaman bersama media tanamnya.
  6. Jika menggunakan bibit kompot atau anakan, sebelum ditempel potong sebagian akarnya lalu cuci sampai bersih. Setelah itu celupkan akar tanaman dalam larutan fungisidaselama kurang lebih 3 menit. Kemudian celupkan lagi dalam larutan perangsang tumbuh (ZPT) dengan durasi yang sama.
  7. Setelah pencelupan, tempelkan tanaman anggrek pada pohon yang Anda pilih. Usahakan lokasi penempelan tidak terlalu tinggi dan tetap terjangkau sehingga tidak terlalu merepotkan saat perawatan.

Baca Juga : 20 Tanaman Air Paling Populer dan Digemari

Cara Merawat Tanaman Anggrek

Merawat Tanaman Anggrek

Baik metode tanam dalam pot maupun ditempel di pohon, perawatan tetap diperlukan supaya tanaman bisa tumbuh dengan baik dan subur. Berikut tips merawat tanaman anggrek versi Taman Inspirasi SAFA.

Penyiraman

Setiap yang bernyawa pasti membutuhkan air untuk bertahan hidup. Demikian halnya tanaman anggrek, Anda perlu lakukan penyiraman rutin menggunakan air bersih dari sumur atau ledeng atau bisa juga air tadah hujan. Tidak disarankan menggunakan air sungai apalagi bagi Anda yang tinggal di kawasan perkotaan. Sebab, air sungai diperkotaan biasanya mengandung zat kimia berbahaya yang akan mengganggu pertumbuhan tanaman anggrek.

Siram anggrek sesuai kondisi iklim dan cuaca di daerah Anda. Saat musim kering, siram anggrek setidaknya dua kali dalam sehari. Jika Anda menanam anggrek diluar rumah atau di tempat yang tidak terlindung, maka saat musim penghujan hendaknya tanaman dipindahkan ke tempat yang teduh atau terlindung agar tidak terpercik air secara berlebihan. Air yang berlebihan pada media tanam anggrek akan memicu penyakit busuk akar.

Tanaman Anggrek Menempel di Pohon

Penyinaran

Tanaman anggrek membutuhkan asupan sinar matahari untuk tumbuh dan berkembang. Anda bisa tempatkan tanaman anggrek di tempat yang tidak terkena sinar matahari langsung. Sebab, terik matahari yang terlalu panas bisa menyebabkan tanaman anggrek menghasilkan tampilah yang kurang bagus atau resiko terburuknya adalah layu dan mati.

Bahkan, untuk menjaga keindahan dan tampilan bunganya, beberapa pem budidaya anggrek memilih untuk melakukan repotting atau pemindahan pot. Pot yang digunakan bisa pot plastik atau kaca yang bersih. Kemudian tanaman ditempatkan didalam rumah dengan penambahan cahaya dari lampu UV agar tanaman tetap terjaga pertumbuhannya.

 

Kelembaban

Anggrek merupakan jenis tanaman tropis yang dapat tumbuh dengan optimal di lingkungan dengan kelembaban yang baik. Keseimbangan antara penyiraman dan penyinaran akan berbuah pada tampilan bunga anggrek yang indah. Jangan biarkan tanaman anggrek kesayangan Anda mati hanya karena Anda lupa menyiramnya atau memberikan asupan cahaya yang cukup.

Budidaya Anggrek Bulan

Pemupukan

Berikut ini rahasia budidaya anggrek agar tanaman hias kesayangan Anda tersebut rajin berbunga

  • Anggrek muda dan remaja memerlukan pupuk yang mengandung unsur Nitrogen (N) yang tinggi. Nitrogen akan merangsang pembentukan sel-sel baru terutama untuk pertumbuhan daun dan batang. Ciri tanaman anggrek yang kekurangan unsur nitrogen yakni tampilan daunnya pucat dan pertumbuhan terhambat.
  • Untuk tanaman dewasa, dibutuhkan pupuk dengan kandungan Fosfor (P) yang tinggi untuk merangsang pembungaan. Senyawa komplek yang terkandung dalam pupuk fosfor berguna untuk proses fisiologis tanaman dan pengatur enzim yang mendorong pembungaan.
  • Pemberian pupuk pada tanaman anggrek dilakukan dengan penyemprotan melalui daun. Sebab, penyerapannya akan lebih efektif ketimbang pemupukan melalui akar.
  • Lakukan pemupukan setiap hari dengan dosis sesuai instruksi pada label kemasan. Selain pupuk kimia, Anda bisa juga menambahkan pupuk organik yang berasal dari air cucian beras yang difermentasikan (MOL), kulit bawang merah atau pecahan kulit telur.
  • Bahan-bahan lain yang bisa menjadi alternatif pupuk organik bagi tanaman anggrek diantaranya vitamin atau susu kadaluarsa, air tebu (molase), madu atau air sisa infus. Larutkan bahan-bahan tersebut dalam air lalu siramkan sebagai tambahan nutrisi untuk merangsang pembungaan pada tanaman anggrek.

Nah itu tadi beberapa tips dari Taman Inspirasi SAFA tentang budidaya anggrek yang mungkin dapat menginspirasi Anda untuk berkebun #dirumah dan mempercantik lingkungan Anda dengan berbagai macam jenis tanaman hias. Oya jangan lupa simak video dari Channel TIS tentang tanaman anggrek dibawah. Semoga bermanfaat. Wassalam.