Membuat Bonsai Kelapa Unik

Tutorial Membuat Bonsai Kelapa KERDIL Bercabang Unik

Posted on

Bonsai Kelapa – Setelah kemarin kita membahas tentang bonsai beringin, kali ini Taman Inspirasi SAFA kembali mengulas tentang tanaman bonsai yang tak kalah menarik yakni bonsai kelapa. Lalu kenapa harus kelapa? Tanaman kelapa selain diambil buahnya, ternyata bisa dijadikan bonsai penghias rumah. Bonsai kelapa menarik perhatian para pegiat tanaman mini karena selain batang kayunya yang keras, pohon kelapa memiliki nilai keunikan tersendiri terutama dari sisi daun dan akar yang tumbuh pada tunasnya.

Kurang lebih ada 6 tahapan untuk membuat bonsai kelapa. Langsung saja, berikut langkah-langkah membuat bonsai kelapa agar unik dan memiliki nilai jual yang tinggi.

Pemilihan Bibit Bonsai

Pembuatan Postur Bonsai Kelapa

Dikarenakan kita akan mengembangkan bonsai kelapa dari tunas, maka pilihlah buah kelapa yang sudah tua dan sebaiknya dipetik langsung dari pohonnya. Kelapa yang jatuh dengan sendirinya, memiliki kualitas yang kurang baik untuk dijadikan bibit bonsai. Bakal bibit bonsai kelapa yang dipetik langsung dari pohonnya akan cepat bertunas.

Selain itu, pilih buah kelapa dengan ukuran proporsional, tidak terlalu besar namun juga jangan terlalu kecil. Setelah pemilihan bibit, letakkan buah kelapa ditempat yang teduh dan lembab. Tunggu beberapa waktu hingga kelapa mulai muncul tunas baru.

Persiapan Bibit Bonsai

Setelah bibit kelapa mulai muncul tunasnya, langkah berikutnya yakni mengupas sabut kelapa. Pengupasan dilakukan dengan membuat sayatan dari ujung ke pangkal buah menggunakan pisau tajam. Lakukan penyayatan dengan hati-hati dan jangan sampai mengenai tunas dan akar bibit kelapa. Kupas hingga batok kelapa bersih dari sabut yang menyelimutinya.

Setelah bersih, kerok batok kelapa hingga bulu-bulu sabut kelapa hilang dan benih terlihat licin. Untuk memperoleh tampilan batok kelapa yang bersih, Anda bisa gunakan amplas halus. Kemudian gunakan politur untuk semakin mengkilapkan batok kelapa.

Merawat Bonsai Kelapa

Media Tanam Bonsai Kelapa

Setelah bibit benar-benar bersih, langkah berikutnya yakni menyiapkan media tanam untuk bonsai kelapa. Siapkan pot kecil yang cukup menampung tunas batok kelapa. Isi pot tersebut dengan campuran tanah, pasir serta pupuk kandang dengan perbandingan 2:1:1. Kemudian sediakan botol air mineral bekas dan potong bagian kepalanya sekitar 5 cm. Botol digunakan untuk menutup daun tunas kelapa supaya pertumbuhannya lebih cepat.

Penanaman Bibit Bonsai

Tahap keempat yakni penanaman bibit bonsai ke pot. Masukkan kelapa bertunas ke dalam pot yang sudah diisi media tanam sebelumnya. Atau jika kesulitan, Anda bisa isi setengah bagian pot dengan media tanam kemudian masukkan bibit tunas kelapa. Setelah itu tambahkan media tanam kembali hingga setidaknya setengah bagian kelapa terbenam di dalam pot. Letakkan bibit kelapa dengan posisi horiontal. Hati-hati dalam memasukkannya dan jangan sampai membuat akar kelapa terputus.

Pemotongan Tunas Bonsai

Cara Membuat Bonsai Kelapa

Tahap berikutnya yakni pemotongan daun muda kelapa. Pemotongan dilakukan pada daun yang baru tumbuh dan belum terbuka. Ini dilakukan agar daun tersebut tudak terus tumbuh ke atas. Lakukan hal ini pada setiap daun yang baru tumbuh dan belum terbuka. Dengan demikian, maka tampilan bonsai kelapa Anda akan tetap mini dan unik.

Setelah tanaman bonsai kelapa Anda mencapai ketinggian kurang lebih 15 s/d 20 cm, biasanya tunas baru akan mulai tumbuh. Disaat itu, yang perlu Anda lakukan yakni memangkas habis tunas-tunas baru tersebut. Lakukan pemangkasan dengan hati-hati dan jangan sampai menggores atau bahkan melukai tanaman bonsai kelapa Anda. Pemangkasan pada tunas baru dilakukan minimal 3 hari sekali karena biasanya tunas baru tumbuh tiap 3 hari.

Perawatan Tanaman Bonsai

Berbagai Varian Bonsai Kelapa

Jika 5 tahap diatas sudah Anda lakukan dengan benar, maka seharusnya bonsai kelapa Anda sudah mulai memiliki bentuk yang sempurna dan siap berkembang. Untuk perawatan bonsai kelapa sebenarnya hampir sama dengan tanaman bonsai lainnya. Lakukan penyuraman secara rutin setiap hari. Karena bonsai kelapa mengandalkan tekstur cabang dan daun yang unik, maka untuk membuat daunnya terlihat hijau segar, Anda bisa tambahkan air larutan garam saat penyiraman. Penggunaan micin (MSG) seperti Ajinomoto juga bisa membuat kesegaran daun bonsai kelapa Anda terjaga.

Lakukan pemupukan setiap 2 minggu sekali agar unsur hara dalam media tanam tetap terjaga. Pemupukan menggunakan pupuk kompos atau kandang dengan dosis yang proporsional dan jangan berlebihan. Anda juga bisa memberikan pupuk organik cair sebagai tambahan nutrisi bagi perkembangan bonsai. Pemangkasan daun/tunas dan penyiangan terhadap media tanam juga harus dilakukan secara berkala agar keindahan bonsai tetap terjaga dan terhindar dari hama serta penyakit.

Itu tadi beberapa tips tentang membuat bonsai kelapa dihalaman rumah Anda. Sebenarnya membudidayakan tanaman bonsai cukup mudah sama halnya dengan budidaya tanaman buah atau sayur lainnya. Yang dibutuhkan dalam budidaya bonsai adalah kreatifitas dan ketekunan untuk menghasilkan keindahan tanaman yang dapat dinikmati dan memiliki nilai jual yang tinggi.