Tanaman Hias Aglaonema

Tanaman Hias Aglaonema – Si Cantik Sri Rejeki Penghias Rumah

1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (10 votes, average: 4.70 out of 5)
Loading...

Menambahkan tanaman baru ke ruangan Anda dapat membuat perbedaan yang signifikan terhadap tampilan secara keseluruhan di rumah Anda. Kuncinya adalah memilih tanaman yang dapat menambah keindahan, kemewahan; namun, secara garis besar, mudah dikelola. Aglaonema (Chinese Evergreens) atau di Indonesia populer dengan nama tanaman Sri Rejeki adalah pilihan yang sangat ideal untuk dibudidayakan. Mereka mudah untuk dirawat dan termasuk tanaman hias yang memikat.

Aglaonema Red Panama

Ada 21 spesies aglonema. Mereka datang dalam berbagai ukuran pot agar sesuai dengan ruangan dalam rumah mulai dari ukuran 15 cm hingga 35 cm. Daun aglaonema dapat menarik perhatian setiap pecinta tanaman hias. Mereka memiliki jumbai yang berbeda dari pangkal batang dengan daun berbentuk oval yang berwarna hijau gelap. Warna daunnya bisa bervariasi mulai warna pucat keperakan-hijau, abu-abu-hijau atau abu-abu-putih. Dengan perawatan yang tepat, Anda mungkin bisa melihat bunga berduri kecil berwarna putih atau putih kehijauan muncul di tanaman aglaonema Anda. Menurut beberapa pakar tanaman, aglaonema  suka di-root agar mekar.

Syarat Tumbuh Tanaman Aglaonema

Secara teori, kelebihan tanaman aglonema adalah kemampuannya untuk berkembang dalam kondisi yang kurang cahaya, tetapi ini hanya berlaku untuk varietas serba hijau. Namun lain halnya dengan jenis aglaonema yang memiliki corak dedaunan beraneka ragam, perak atau putih, maka ia akan membutuhkan kondisi yang lebih cerah dan mendapat asupan sinar matahari yang cukup. Itu akan membantu lebih meningkatkan corak dan kecerahan warna tanaman aglaonema. Jadi, semakin banyak sinar matahari tidak langsung yang tersedia untuk tanaman maka semakin indah warna yang dihasilkan oleh daun aglaonema. Namun jangan khawatir, meskipun Anda tidak memiliki tempat dengan kondisi cahaya yang memadai, Aglonema masih merupakan pilihan terbaik Anda sebagai penghias rumah.

Perawatan dan Budidaya Aglaonema

Aglonema dapat tumbuh dengan baik ketika toleransi suhu sekitarnya hangat dan akan sedikit terganggu dengan perubahan suhu yang tiba-tiba. Idealnya, perbedaan suhu antara malam dan siang tidak lebih dari 10 derajat. Ditambah lagi, periode waktu yang terlampau panjang pada suhu rendah dan tinggi menyebabkan daun cepat menguning atau layu dan dapat menghambat perkembangan tanaman secara keseluruhan. Potong daun yang sudah terlihat menguning. Sebaiknya anda menjauhkannya dari angin seperti jendela, pintu, dan ventilasi AC. Jika daunnya terlihat melengkung dan bermata cokelat maka itu pertanda bahwa udara dalam ruangan tersebut terlalu dingin atau ada angin dingin yang masuk.

BACA JUGA :   Bromelia - Merawat si Cantik agar Lebih Menarik

Tanaman hias aglonema dapat tumbuh dengan baik di kondisi tanah yang lembab namun memiliki drainase yang baik. Jaga kelembaban tanah agar tetap seimbang sepanjang musim penghujan. Perlu diingat bahwa drainase media tanam yang buruk akan berakibat pada munculnya penyakit busuk akar pada tanaman aglaonema. Dan jika udara di sekitar lingkungan tumbuh terlalu kering maka harus diatur sedemikian rupa agar tetap lembab. Pertanda bahwa udara kering yakni daun tanaman cepat layu dan memiliki ujung berwarna coklat.

Perawatan Tanaman Aglaonema

Tanaman Hias Aglaonema dalam Ruangan

Penyiraman dan Pemupukan

Perawatan tanaman aglonema ini terbilang cukup mudah dibandingkan tanaman hias lainnya. Penyiraman dan pemupukan secara rutin akan membuat tanaman dapat tumbuh dengan baik. Hal yang perlu diperhatikan dalam pemberian pupuk yakni keseimbangan nutrisi yang ditujukan bagi pertumbuhan daun. Daun aglaonema yang indah, cantik dan mengkilap akan membuat suasana di ruangan anda lebih hidup dan menyegarkan. Pemupukan tanaman aglaonema yang tumbuh di lingkungan dengan pencahayaan tinggi berbeda dengan tanaman yang tumbuh di lingkungan dengan pencahayaan sinar matahari rendah. Tanaman di lingkungan pencahayaan tinggi membutuhkan asupan nutrisi yang lebih banyak untuk tumbuh dan berkembang.

Pengendalian Hama dan Penyakit

Meskipun Aglonema adalah tanaman yang sangat tahan terhadap penyakit dan secara praktis dapat tumbuh dalam kondisi yang buruk bagi tanaman hias jenis lain, namun hama dapat tertarik kepada mereka jika ditanam dalam kondisi yang bertolak belakang. Hama seperti kutu busuk dapat ditemukan di pangkal tangkai daun, dan serangga sisik akan menjadikan aglaonema makanan yang lezat. Jika kondisi pencahayaan terlalu rendah, tungau dan laba-laba merah bisa menjadi ancaman yang mengkhawatirkan. Pemberian insektisida baik organik maupun non organik secara berimbang dapat membantu mencegah serangan hama dan penyakit pada tanaman aglonema. Pestisida organik bawang putih bisa menjadi solusi jitu untuk membunuh hama dan serangga pada tanaman.

BACA JUGA :   Bonsai Bougenville - Tanaman Kecil, Hasil Nggak Kecil

Tanaman Hias Daun Aglaonema

Pemangkasan

Pemangkasan aglonema cukup mudah karena tanaman ini tergolong tanaman hias daun yang ukurannya sangat pendek. Hal yang perlu diperhatikan adalah jangan membuang pangkal tanaman yang terlihat mulai tumbuh kecambah kecil. Anda dapat menanamnya kembali di pot yang terpisah sehingga dapat tumbuh menjadi bakal tanaman baru. Ini akan menambah banyak koleksi aglaonema di rumah anda.

Sebenarnya pemangkasan hanya dilakukan dengan memotong daun yang telah layu atau mati. Atau daun yang terlihat akan mati dan terdapat bercak kecoklatan di ujungnya. Tidak perlu memangkas bagian yang lain karena pertumbuhan muncul dari mahkota yang merupakan bagian penting dari tanaman aglaonema.

Keunggulan lain dari tanaman aglonema ini adalah mereka dapat mudah tumbuh bersama dengan tanaman lain meskipun dalam satu wadah atau pot. Misalnya, anda bisa menggabungkan tanaman aglonema dengan bromelia merah. Jika ditata dan dirawat dengan baik, pastilah ini akan membuat pekarangan atau ruangan dirumah anda lebih indah dan hidup.

 

Leave a Reply