manfaat buah semangka

Kandungan Gizi dan Manfaat Buah Semangka

Buah semangka (Citrulus vulgaris Schard) adalah buah berwarna hijau segar yang dihasilkan dari tanaman asal Afrika yang kemudian dibawa orang ke India dan Cina. Baru setelah itu ke negara-negara lainnya. Tanaman semangka dibawa sendiri oleh bangsa Afrika ke benua Amerika.

Kini, tanaman ini telah merupakan tanaman penting di daerah tropik dan subtropik. Bahkan di daerah-daerah subtropik, seperti Jepang, Amerika, dan sebagainya, semangka merupakan tanaman yang dapat memberikan keuntungan cukup besar.

Di gurun pasir Kalahari tempat asalnya dulu, jika sedang musimnya, buah semangka akan berlimpah-ruah. Semua binatang mulai dari gajah sampai tikus dan binatang buas menyukainya.

Buah semangka memang dapat dikatakan memiliki daya tarik khusus. Buahnya tergolong banyak mengandung air (92 %), meskipun masih kalah dibanding ketimun (95 %). Nilai gizi buah sesungguhnya sangat rendah, hanya mengandung 92 % air, 7 % karbohidrat dalam bentuk gula, serta vitamin dan mineral yang tergolong sangat rendah jumlahnya.

Baca Juga : Budidaya Mentimun Metode Stek Batang

kandungan gizi buah semangka

Komposisi Buah Semangka

Analisis komposisi buah semangka untuk 100 gram bagian buah yang dapat dimakan adalah sebagai berikut :

  • Energi 28 kalori
  • Niacin 0,2 mg
  • Air 92,1 g
  • Riboflavin 0,05 mg
  • Protein 0,5 g
  • Thiamin 0,05 mg
  • Lemak 0,29
  • Abu 0,3 mg
  • Karbohidrat 6,9 g
  • Ca 7 mg
  • VitaminA 590 gS.l.
  • Fe 0,2 mg
  • Vitamin C 6 mg
  • P 12 mg

Meskipun demikian buah semangka ternyata digemari oleh seluruh penduduk di belahan bumi ini. Warna daging buah yang merah atau kuning, konsistensinya yang remah berair banyak, merangsang selera untuk mencicipinya. Rasa buah yang manis serta mengandung banyak air sangat melegakan bila dimakan pada saat dahaga, lebih-lebih di musim kering yang terik.

Kulit buah semangka juga dapat dibuat acar. Buah mudanya enak untuk disayur. Bijinya dapat dibuat kuaci, makanan sambilan yang mengasyikkan.

Istilah kuaci berasal dari bahasa Mandarin yang berarti biji labu. Buah semangka oleh orang Cina digolongkan ke dalam buah labu. Kata ini dapat merupakan bukti emigrasi semangka dimulai dari Afrika ke Cina, kemudian ke Indonesia.

Kuaci dibuat dengan cara merebus biji lalu merendamnya ke dalam garam pekat (konsentrasi kurang Iebih 20 %) selama semalam atau lebih, kemudian dijemur di bawah sinar matahari.

Baca juga : Budidaya Tanaman Durian agar Cepat Berbuah dan Produktif

budidaya tanaman buah semangka

Prospek Budidaya Tanaman Semangka

Budidaya tanaman semangka di daerah subtropik telah melangkah maju dibanding tempat asalnya atau daerah tropik lainnya. Jenis-jenis baru, jenis hibrida, dan semangka triploid atau semangka tidak berbiji telah diciptakan. Kualitas buah dengan wujud yang menarik disertai kandungan gula yang tinggi jauh mengungguli buah-buah asal dari daerah tropik.

Di daerah tropik umumnya pertumbuhan vegetatif tanaman sangat baik, tetapi produksi dan kualitas buah sangat rendah. Buahnya umumnya keciI-kecil sedang rasanya kurang manis, karena kandungan gulanya rendah. Mungkin hal ini merupakan akibat dari ke lembapan yang tinggi di daerah tropik.

Di toko-toko serba ada di Jepang dan Amerika semangka senantiasa terdapat sepanjang tahun. Sudah tentu harga pada musim buah sangat berbeda dengan harga pada saat sedang tidak musim. Perbedaan harga tertinggi di Jepang mencapai 10-16 kali.

Saat ini tampaknya ada usaha-usaha agar buah semangka pun digemari juga di sepanjang tahun, yaitu meniru kegemaran orang akan es krim, meskipun musim salju se nantiasa akan dinikmati.

Semangka tergolong tanaman musim kering. Untuk tumbuh dengan baik dan cepat membutuhkan iklim yang kering dan panas. Iklim yang lembab tidak hanya menghambat pertumbuhannya tetapi juga menyebabkan tanaman mudah terserang penyakit, produksi dan kualitas hasil pun merosot.

Baca Juga : Insektisida Organik : Rokok Insektisida Organik PALING MANJUR?

Hujan yang berlebihan atau suhu rendah di daerah-daerah subtropik akan menghancurkan tanaman. Faktor iklim ini sangat me nentukan. Penanamannya menghendaki iklim yang tepat. Jika tidak, tanaman akan mengalami kehancuran.

Di negara Jepang, untuk menghindari penyakit cendawan layu, tanaman semangka terpaksa ditanam menggunakan bibit vegetatif, bibit susuan atau bibit enten. Dengan demikian usaha penanaman semangka akan senantiasa menghadapi 2 alternatif, kegagalan atau keberhasilan.

Penanaman yang berhasil sudah tentu akan mendatangkan untung yang besar. Jika tidak, tentu akan mengalami kerugian. Kenyataan-kenyataan inilah yang dimaksudkan buah atau tanaman semangka memiliki daya tarik khusus itu.

  • Digemari semua orang, sekalipun buahnya bernilai gizi rendah.
  • Tanaman berasal dari daerah tropik tetapi telah berkembang pesat dan jauh di daerah subtropik.
  • Kualitas dan produksi buah di daerah subtropik jauh lebih unggul dibanding dari daerah tropik.

Tanaman semangka akan mendatangkan keuntungan tetapi dapat juga suatu kerugian, namun senantiasa akan ditanam orang. Hal-hal yang menarik ini kiranya ada manfaatnya untuk diketahui khususnya menyangkut budidaya tanaman semangka, agar hal-hai yang tidak diingini dapat dihindari.

Leave a Reply