PRAKTIS !! Cara Menanam & Merawat Keladi Agar Makin Cantik

Tanaman Hias Daun Keladi
4.1/5 - (21 votes)

Menanam keladi atau caladium sangat mudah dilakukan meski Anda seorang pemula dalam bidang tanaman hias. Tanaman tropis ini biasanya ditanam untuk dinikmati keindahan daunnya yang berwarna-warni. Keladi dapat ditanam dalam wadah/pot atau dibudidayakan secara berkelompok di bedengana.

Ada banyak jenis keladi yang ditemukan baik dalam jenis kultivar berdaun mewah atau berdaun tali. Semuanya bisa menghadirkan kesan yang mempesona dalam lanskap halaman rumah Anda.

Keladi memiliki ciri khas daun besar yang berbentuk panah tipis. Daun keladi atau caladium memiliki berbagai corak warna dan pola yang mencolok. Anda dapat menemukan keladi dengan corak warna hijau, merah muda berbintik, putih bergaris atau merah.

Dengan motif dan pola yang beragam tersebut, keladi dapat memberikan efek visual yang indah layaknya bunga meskipun mereka hanya dedaunan. Bagi Anda yang hobi berkebun, keladi menjadi salah satu tanaman favorit yang harus Anda miliki di rumah.

Cara Menanam & Merawat Keladi

Cara Mudah Menanam Keladi

Anda dapat membeli keladi sebagai tanaman hias dalam pot atau bisa berupa umbi-umbian yang siap tanam. Ukurannya tergantung pada varietasnya. Sebagian besar umbi memiliki tunas besar yang dikelilingi oleh tunas yang lebih kecil.

Untuk mempermudah pertumbuhan tunas yang lebih kecil, Anda bisa memisahkannya dari umbi atau tunas besar menggunakan pisau. Jika dilakukan dengan hati-hati, Anda akan mendapatkan lebih banyak tanaman dan tidak akan mempengaruhi pertumbuhan keladi Anda secara keseluruhan.

Menanam umbi keladi membutuhkan sedikit effort. Jika Anda berniat menanamnya di media pot, siapkan campurang tanah, pupuk kompos dan arang sekam dengan perbandingan 2:1:1.

Namun jika Anda ingin menanamnya di bedengan atau dihalaman rumah, cukup berikan pupuk kompos atau pupuk kandang secukupnya pada lubang yang sudah disiapkan. Suhu tanah merupakan pertimbangan penting, karena menanam terlalu dini di luar ruangan dapat menyebabkan umbi cepat membusuk.

Tanaman hias ini tumbuh subur di tanah yang lembab dan memiliki drainase yang baik. Lebih baik lagi jika ditanam di tempat teduh parsial (mendapatkan penyinaran matahari langsung kurang lebih 6 s/d jam sehari).

Saat penanaman, Anda harus membenamkannya dengan kedalaman sekitar 4 s/d 6 inci (10 s/d 15 cm) dan dengan jarak 4 s/d 6 inci (10 s/d 15 cm).

Jika Anda menanam keladi di dalam ruangan, letakkan tanaman di area yang hangat dengan banyak cahaya. Umbi keladi harus ditanam sedalam 2,5 sampai 5 cm dengan kenop atau kuncup menghadap ke atas. Meskipun terkadang sulit dibedakan pada beberapa varietas, varietas yang ditanam terbalik akan tetap bisa tumbuh meskipun sedikit lebih lambat.

Merawat Tanaman Keladi dalam Pot

Merawat Tanaman Hias Keladi

Faktor terpenting dalam perawatan keladi adalah kelembapan tanah dan nutrisi. Pupuk akan membantu memperkuat tanaman agar menghasilkan umbi yang cukup untuk musim tanam berikutnya. Penggunaan pupuk organik cair atau POC sangat efektif membantu pertumbuhan tanaman agar lebih sehat dan subur.

Jika tanaman sehat, maka daun yang dihasilkan juga akan terlihat lebih segar dan cantik. Mengingat caladium adalah tanaman hias daun maka kondisi daun yang cerah akan sangat berpengaruh pada nilai ekonomisnya.

Keladi perlu disiram secara teratur, terutama saat musim kemarau. Namun sangat tidak disarankan untuk menyiramnya secara berlebihan karena akan membuat umbi sulit tumbuh dan mudah busuk.

Keladi yang ditanam dalam pot atau wadah harus diperiksa setiap hari dan disiram sesuai kebutuhan. Menggunakan mulsa di sekitar tanaman keladi akan membantu menjaga kelembapan.

Bagi tanaman keladi kondisi suhu yang semakin hangat membuat tanaman semakin sehat. Tempatkan tanaman di lokasi dengan suhu rata-rata 20 derajat Celcius jika memungkinkan. Sebab, pada kisaran suhu tersebut umbi akan mudah tumbuh dan kita bisa menangkarkannya lagi. Jangan lupa untuk tetap menjaga kelembapan setinggi mungkin.

Saat menanam di luar ruangan, Anda dapat memindahkan umbi dalam pot, atau, lebih baik lagi, cukup pindahkan tanaman ini ke dalam pot gambut. Tanaman yang ditanam dengan cara ini harus dimulai di dalam ruangan empat hingga enam minggu sebelum dipindahkan.

Tanaman Hias Caladium

Tips Merawat Keladi agar Daun Rimbun

Sebagaimana tertulis sebelumnya bahwa keladi termasuk jenis tanaman hias daun, maka kualitas daun tanaman ini sangat menentukan tingkat keindahannya. Untuk memperbanyak dan mempercantik daun pada satu tanaman keladi, Anda perlu melakukan pemangkasan atau pemotongan. Berikut tipsnya:

1. Memotong Keladi yang Dicabut dari Pot

  • Gunakan pisau steril yang sudah diolesi antiseptik.
  • Keluarkan keladi dari pot lalu bersihkan umbi dengan mencuci atau menyemprotnya.
  • Potong secara melintang bagian umbi yang menumbuhkan batang dan sisakan umbi setidaknya 0,5 s/d 1 cm.

2. Cara Memotong Keladi tanpa Dicabut dari Pot

  • Oleskan sedikit antiseptik pada pisau potong
  • Kurangi media tanam pada pot.
  • Potong sedikit umbi pada induk atau pangkal batang dan daun tanaman.
  • Bersihkan ujung bagian yang dipotong, lalu rendam dalam air.

Sebagai catatan, tanaman keladi yang baru dipotong sebaiknya tidak terkena sinar matahari secara langsung selama minimal 1 minggu.

Sekarang setelah Anda mengetahui cara menanam keladi, Anda dapat menambahkan tanaman cantik ini ke lanskap rumah Anda. Nah, bagaimana sobat Taman Inspirasi, mudah kan? Dengan perawatan yang baik, tanaman hias keladi atau caladium akan dapat tumbuh bertahun-tahun. Silahkan share artikel ini ke akun sosial media sobat TIS. Semoga bermanfaat. Wassalam.