Budidaya Kentang di Polybag

6 Langkah PRAKTIS Cara Menanam Kentang di Polybag Hasil Melimpah

Cara Menanam Kentang di Polybag – Siapa yang tak tahu kentang? Tanaman jenis umbi-umbian ini termasuk salah satu jenis sayuran yang kaya akan karbohidrat, vitamin dan mineral. Cara menyajikannya pun beraneka ragam. Mulai dari cara paling sederhana yakni dengan merebusnya sampai dengan cara paling rumit yang hanya bisa dilakukan oleh industri besar seperti pabrik makanan ringan dan minuman. Lho kok? Kentang bisa dijadikan minuman? Bisa saja. Resepnya bisa Sobat TIS lihat disini.

Jika demikian, bisakah kita menanam kentang di halaman rumah? Jawabannya sangat bisa sekali. Lalu, bagaimana cara menanam kentang di lahan yang sempit? Dengan perkembangan teknologi terutama dalam bidang pertanian dan perkebunan, saat ini banyak sekali model bertanam kentang meskipun dilahan yang terbatas. Bila Anda memiliki pot besar yang seringkali dijadikan media untuk tanaman hias, maka itupun bisa dijadikan tempat untuk membudidayakan kentang dirumah. Tapi jika dirasa pot terlalu mahal, maka menggunakan polybag atau bahkan karung goni bekas bisa menjadi alternatif menanam kentang di halaman rumah Anda.

Cara Menanam Kentang di Lahan Terbatas

6 Langkah PRAKTIS Cara Menanam Kentang di Polybag Hasil Melimpah 1

Menanam kentang di media polybag atau karung goni tidaklah sesulit yang kita bayangkan. Bahkan, bisa dikatakan resiko tanaman kentang mengalami gagal panen akibat serangan hama penyakit atau hewan liar akan sangat kecil jika kita menerapkan metode yang tepat. Berikut ini tips dari Taman Inspirasi SAFA tentang cara menanam kentang di pot atau polybag.

Syarat Tumbuh Tanaman Kentang

Tanaman kentang dapat tumbuh dengan baik di area dataran tinggi, yakni 1500 s/d 3000 meter diatas permukaan laut. Curah hujan ideal untuk ruang tumbuh kentang yakni berkisar 1200 s/d 1500 milimeter/tahun dengan kelembaban udara antara 80 s/d 90 persen dan suhu ruangan 14 s/d 22°C. Sementara untuk jenis lahan yang baik untuk budidaya kentang yakni lahan dengan porositas/tingkat kegemburan tinggi dan sedikit berpasir.

Tingkat keasaman (pH) ideal untuk menanam kentang yakni antara 5 s/d 6,5. Jika tanah terlalu asam atau dibawah 5, maka kita bisa antisipasi dengan menambahkan kapur dolomit. Namun jika tingkat keasaman tanah tinggi atau diatas 6,5 maka kita bisa tambahkan sedikit belerang sebelum penanaman.

Pembibitan & Persemaian Tanaman Kentang

 

Untuk memperoleh hasil panen yang optimal, maka perlu dilakukan proses pembibitan sebelum tanaman kentang ditanam di polybag atau pot. Pembibitan diperlukan untuk menumbuhkan tunas dari umbi kentang sebelum pindah lahan atau media tanam. Hal pertama sebelum melakukan pembibitan yakni pemilihan umbi kentang yang baik dan tidak cacat. Bibit kentang yang baik yakni umbi yang telah memiliki setidaknya 3 s/d 5 tunas dengan tinggi berkisar 2 cm. Untuk mendapatkan bibit yang telah bertunas, maka paling tidak umbi kentang telah melewati proses penyimpanan selama kurang lebih 4 bulan.

Dengan langkah sederhana berikut, Anda bisa juga membuat bibit kentang sendiri.

  1. Beliah beberapa kentang di pasar dan pilih umbi kentang yang berukuran sedang dan tidak cacat.
  2. Letakkan umbi kentang diwadah seperti rak telur atau media semai.
  3. Tempatkan wadah tersebut di lokasi dengan pencahayaan yang baik dan bebas dari embun atau air.
  4. Saat tunas terlihat muncul, segera posisikan bagian umbi yang bertunas tersebut di bagian atas.
  5. Pastikan tunas mendapat pencahayaan yang baik dan biarkan hingga tunas tumbuh sekitar 2-3 cm.

Tunas Umbi Kentang

Penanaman Kentang di Polybag

Biasanya, kentang dibudidayakan di lahan terbuka atau di area perkebunan yang luas. Namun jika Anda hanya memiliki lahan yang terbatas, Anda bisa memanfaatkan media disekitar Anda asalkan ukurannya memenuhi syarat sebagai ruang tumbuh bagi tanaman kentang. Jika Anda menggunakan polybag maka ukuran yang ideal yakni 50 cm X 80 cm sehingga dapat menampung setidaknya 3 s/d 4 tanaman kentang. Berikut langkah-langkah cara menanam kentang dalam polybag:

  1. Siapkan media tanam yakni campuran tanah gembur dan pupuk kandang atau kompos dengan perbandingan 2 : 1.
  2. Jika tanah terlalu padat, Anda bisa tambahkan arang sekam dengan perbandingan 2 : 1 : 1.
  3. Isi polybag dengan media tanam sebanyak 2/3 dari volume wadah. Lipat dengan rapi 1/3 bagian sisa polybag.
  4. Tanam bibit kentang dengan kedalaman 7 cm dari permukaan media tanah.
  5. Siram media tanam setiap hari namun jangan sampai terlalu basah agar umbi kentang tidak membusuk.

Perawatan Tanaman Kentang di Polybag

 

Berikut langkah praktis merawat tanaman kentang di polybag:

  1. Saat tanaman berumur kurang lebih 1 bulan, tambahkan tanah sedikit demi sedikit. Penambahan tanah/media tanam dilakukan secara bertahap sesuai ketinggian tanaman.
  2. Penambahan dilakukan dengan tujuan agar umbi kentang tidak terpapar sinar matahari secara langsung. Umbi kentang yang terkena sinar matahari langsung akan berubah warna menjadi hijau dan mengandung racun.
  3. Berikan tambahan pupuk urea dan TSP sebanyak 1 sendok makan di sekitar tanaman. Atau Anda bisa melarutkan pupuk padat tersebut dalam 1 liter air untuk kemudian disiramkan di sekitar tanaman.
  4. Pantau pertumbuhan tanaman dan lakukan penyiraman jika tanah terlalu kering.
  5. Sebagai langkah pencegahan, semprotkan pestisida organik dari bawang putih, sirih merah atau puntung rokok dengan dosis menyesuaikan.
  6. Jangan lupa lakukan penyiangan dan pembersihan gulma setidaknya sebulan sekali.

Pemanenan Umbi Kentang

Umumnya, kentang yang dibudidayakan di polybag dapat dipanen saat umur 4 bulan atau 10 minggu pasca tanam. Ada baiknya pemanenan dilakukan ketika tanaman kentang terlihat layu atau mati. Ini ditandai dengan kondisi daun serta ujung batang yang mulai mengering. Sebenarnya bisa saja memanen kentang sebelum tanaman terlihat layu atau mati. Namun, kualitas umbi kentang yang dihasilkan kurang bagus dan kulitnya mudah terkelupas.

Cara memanen kentang di polybag pun cukup mudah. Sobek polybag dari atas sampai bawah menggunakan gunting atau pisau yang tajam. Lakukan penyobekan dengan hati-hati agar tidak merusak umbi kentang. Saat polybag terbuka, pecahkan tanah sehingga terlihat umbi-umbi kentang yang siap dipanen dan dikonsumsi.

Umbi Kentang

Tips Menyimpan Umbi Kentang Pasca Panen

Setelah umbi dipanen dari polybag, langkah berikutnya yang perlu Anda lakukan supaya kentang awet yakni membersihkannya dari sisa-sisa tanah menggunakan air. Setelah itu, bungkus kentang dengan kertas dan simpan di tempat yang tidak terkena sinar matahari (tempat gelap) dan sejuk.

Jangan menyimpan umbi hasil panen di tempat yang lembab/basah. Hindari penyimpanan menggunakan kantong plastik yang minim ventilasi. Menyimpan kentang di kantong plastik akan membuat umbi kentang berkeringat dan mudah membusuk.

Nah, itu tadi beberapa tips cara menanam kentang di polybag versi Taman Inspirasi SAFA. Jika Anda memiliki saran atau pertanyaan, jangan ragu untuk menuliskannya di kolom komentar. Atau jika Anda berminat membeli bibit tanaman buah yang berkualitas, silahkan memesannya di halaman ini. Semoga bermanfaat & selamat berkebun. Wassalam.

Leave a Reply